Desa Gulun di Kecamatan Maospati kini mengukuhkan posisinya sebagai sentra genteng utama di wilayah Magetan. Dahulu, para perajin hanya mengandalkan cetakan manual yang memakan banyak waktu dan tenaga kerja. Keterbatasan alat tradisional ini membuat jumlah produksi harian sangat terbatas sehingga sulit memenuhi pesanan besar.

Metode lama tersebut juga menguras modal perajin karena beban upah tenaga kerja yang sangat tinggi. Selain masalah biaya, cetakan tangan sering menghasilkan bentuk genteng yang tidak seragam dan kurang rapi. Akibatnya, kualitas produk menjadi tidak konsisten dan terkadang mengecewakan pelanggan karena risiko atap bocor.

Nama InovasiMesin Cetak Genteng
PengelolaPengrajin Genteng Desa Gulun
AlamatDesa Gulun, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur
KontakSumiran
Telepon+62-813-3597-9720

Kini, para perajin Desa Gulun mulai beralih menggunakan mesin cetak genteng modern untuk mempercepat proses produksi. Mesin ini mampu melipatgandakan jumlah hasil cetakan dalam waktu singkat dibandingkan cara manual. Inovasi teknologi tersebut secara otomatis memangkas biaya operasional karena perajin tidak lagi membutuhkan terlalu banyak pekerja.
Keunggulan Produk Seragam dan Perluasan Jangkauan Pasar

Penggunaan mesin cetak menjamin setiap keping genteng memiliki ukuran dan ketebalan yang benar-benar sama. Bentuk yang presisi ini memudahkan tukang bangunan saat menyusun genteng dengan rapi di atas kerangka atap. Hasilnya, susunan genteng menjadi lebih rapat sehingga pemilik bangunan tidak perlu khawatir akan masalah kebocoran.

Kualitas produk yang meningkat pesat ini menarik minat banyak pengembang properti dan kontraktor besar. Sekarang, pasar genteng Desa Gulun tidak lagi terbatas pada rumah penduduk biasa di sekitar wilayah Magetan. Banyak proyek pembangunan gedung perkantoran dan pertokoan modern mulai memilih genteng hasil cetakan mesin ini.

Peningkatan pendapatan kini menyentuh hampir seluruh lapisan masyarakat perajin di Desa Gulun. Mereka mampu merespons permintaan pasar yang tinggi dengan stok barang yang selalu tersedia tepat waktu. Transformasi digital sederhana ini terbukti menyelamatkan ekonomi desa dan memperkuat daya saing produk lokal.