Ringkasan Inovasi
BUMDes Unggul Bahtera Desa Babakan menginisiasi inovasi tata kelola bisnis desa terpadu dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam lokal, terutama sumber air melimpah dari lereng Gunung Slamet dan potensi budidaya perikanan warga. Inovasi ini bertujuan memperkuat Pendapatan Asli Desa (PAD), memberdayakan ekonomi masyarakat, serta membangun sistem usaha desa yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Revitalisasi BUMDes yang dimulai pertengahan 2023 ini menghasilkan empat unit usaha aktif berbadan hukum, yaitu Pamsimas, air minum galon isi ulang, mini market, dan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor bekerja sama dengan Samsat. Transformasi ini membuktikan bahwa pengelolaan BUMDes yang serius dan berorientasi pada potensi lokal mampu membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan warga Desa Babakan.
| Nama Inovasi | : | Revitalisasi BUMDes Unggul Bahtera — Tata Kelola Bisnis Desa Berbasis Sumber Daya Alam Lokal |
| Alamat | : | Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah |
| Inovator | : | Son Haji (Kepala Desa Babakan) dan Rama Prasetya (Ketua BUMDes Unggul Bahtera) |
| Kontak | : | Son Haji (Kepala Desa Babakan)- +62-813-2777-9493 |
| Website | : | https://babakan-bms.desa.id |
Latar Belakang
Desa Babakan adalah desa terluas kedua dari 13 desa di Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, dengan luas wilayah mencapai 301 hektare di kawasan lereng Gunung Slamet. Desa yang dialiri Sungai Logawa ini menyimpan kekayaan sumber air yang luar biasa, namun potensi tersebut belum pernah dikelola secara optimal untuk mendorong kemajuan ekonomi desa. Mayoritas warga menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian dan perikanan kolam rumahan, namun tanpa dukungan kelembagaan yang kuat, hasilnya belum mampu mengangkat kesejahteraan secara merata.
BUMDes Unggul Bahtera sebenarnya telah berdiri sejak 2007, namun selama belasan tahun pengelolaannya mengalami pasang surut yang membuat lembaga ini belum bekerja sesuai harapan. Minimnya profesionalisme manajemen, lemahnya sistem tata kelola keuangan, dan kurangnya orientasi bisnis yang jelas menjadi akar masalah yang menghambat BUMDes tumbuh berkembang. Akibatnya, potensi PAD yang seharusnya bisa dipanen dari kekayaan alam desa terus terlewatkan selama bertahun-tahun.
Momentum perubahan datang pada pertengahan 2023 ketika Kepala Desa Son Haji mengambil keputusan berani untuk melakukan perombakan total kepengurusan BUMDes. Kebutuhan mendesak akan sistem pengelolaan bisnis desa yang profesional, akuntabel, dan mampu menghasilkan PAD nyata mendorong lahirnya era baru BUMDes Unggul Bahtera di bawah kepemimpinan segar.
Inovasi yang Diterapkan
Inovasi yang diterapkan BUMDes Unggul Bahtera adalah model tata kelola bisnis desa berbasis sumber daya alam lokal yang terintegrasi dalam empat unit usaha strategis dengan legalitas berbadan hukum. Inovasi ini lahir dari visi Kepala Desa Son Haji yang menegaskan pentingnya fokus pada potensi alam lokal sebagai fondasi utama pengembangan ekonomi desa secara berkelanjutan. Keempat unit usaha tersebut, yaitu Pamsimas, air minum galon isi ulang, mini market, dan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui kolaborasi resmi dengan Samsat Banyumas, dirancang saling melengkapi untuk memaksimalkan aliran pendapatan desa.
Pamsimas menjadi unit usaha andalan yang memanfaatkan sumber mata air alami dari Gunung Slamet untuk mendistribusikan air bersih kepada warga secara terstruktur dan berkelanjutan. Unit air minum galon isi ulang melengkapi layanan ini dengan menyediakan produk air minum siap konsumsi bagi masyarakat desa dengan harga terjangkau. Layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang resmi bekerja sama dengan Samsat menjadi inovasi terbaru yang memperluas jangkauan layanan publik BUMDes sekaligus membuka sumber pendapatan tambahan yang stabil.
Proses Penerapan Inovasi
Langkah pertama revitalisasi dimulai dengan pembentukan kepengurusan baru BUMDes pada Mei 2023, dengan Rama Prasetya terpilih sebagai ketua yang langsung bergerak cepat membenahi organisasi dari dalam. Bersama tim staf lapangan, Rama segera turun langsung meninjau seluruh aset dan potensi sumber daya pendapatan desa, mulai dari kolam ikan warga hingga infrastruktur Pamsimas yang telah ada. Pemetaan menyeluruh ini menjadi pijakan strategis untuk menyusun rencana bisnis BUMDes yang realistis dan berorientasi hasil nyata.
Pemerintah Desa Babakan memberikan suntikan penyertaan modal sebesar Rp270 juta sebagai amunisi awal untuk menggerakkan seluruh unit usaha secara bersamaan. Dana ini dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk membangun kepercayaan warga sekaligus memastikan setiap rupiah memberikan dampak ekonomi maksimal bagi desa. Proses legalisasi badan hukum BUMDes juga diselesaikan untuk memperkuat posisi kelembagaan dan membuka akses kerja sama formal dengan instansi pemerintah, termasuk Samsat Jawa Tengah.
Perjalanan revitalisasi ini tidak bebas dari tantangan, terutama pada fase awal ketika sebagian warga masih meragukan kemampuan pengurus baru untuk mengubah kondisi BUMDes yang lama mangkrak. Keraguan tersebut menjadi energi bagi tim untuk bekerja lebih keras dan membuktikan komitmen melalui hasil nyata yang terukur di lapangan.
Faktor Penentu Keberhasilan
Kepemimpinan visioner Kepala Desa Son Haji yang secara tegas mengarahkan fokus pengembangan pada kekuatan sumber daya alam lokal menjadi faktor penentu utama keberhasilan revitalisasi BUMDes ini. Keputusannya untuk melakukan perombakan total kepengurusan di tengah kondisi BUMDes yang lesu membutuhkan keberanian dan keyakinan kuat akan potensi desa yang belum tergarap. Dukungan penuh pemerintah desa dalam bentuk modal Rp270 juta sekaligus memberikan sinyal kepercayaan yang kuat kepada seluruh warga bahwa program ini sungguh-sungguh dijalankan.
Faktor kedua adalah karakter kepemimpinan Ketua BUMDes Rama Prasetya yang proaktif dan berani turun langsung ke lapangan sejak hari pertama menjabat. Pendekatan kerja yang langsung menyentuh akar potensi desa, bukan hanya bekerja di balik meja, membangun kredibilitas kepemimpinan dan mempercepat proses identifikasi peluang bisnis yang konkret. Kolaborasi strategis dengan Samsat Jawa Tengah juga memperkuat posisi BUMDes sebagai mitra pelayanan publik yang diakui secara resmi oleh pemerintah provinsi.
Hasil dan Dampak Inovasi
Revitalisasi BUMDes Unggul Bahtera berhasil mengaktifkan empat unit usaha berbadan hukum yang kini beroperasi secara bersamaan dan menghasilkan PAD bagi Desa Babakan. Pamsimas dan unit air minum galon isi ulang terbukti efektif berdasarkan indikator efektivitas program BUMDes, memenuhi kebutuhan air bersih warga sekaligus menciptakan aliran pendapatan desa yang stabil dan terukur. Layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui kolaborasi resmi dengan Samsat membuka akses kemudahan layanan publik bagi warga desa tanpa harus menempuh jarak jauh ke kota.
Secara kualitatif, perubahan paling signifikan terasa pada meningkatnya kepercayaan warga terhadap lembaga BUMDes sebagai pengelola aset dan bisnis desa yang profesional. Budidaya ikan konsumsi milik warga yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri kini mendapatkan ekosistem kelembagaan desa yang lebih mendukung pengembangannya. Keberadaan BUMDes yang aktif dan produktif turut mendorong semangat wirausaha warga untuk memanfaatkan potensi alam yang selama ini ada di depan mata namun belum dikelola secara optimal.
Strategi Keberlanjutan Inovasi
Keberlanjutan BUMDes Unggul Bahtera dibangun di atas sistem tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, di mana setiap hasil usaha diputar kembali sebagai modal pengembangan unit bisnis desa. Pengawasan berkala melalui mekanisme monitoring dan evaluasi (monev) yang melibatkan Samsat Jawa Tengah dan pemerintah kabupaten menjadi jangkar yang menjaga standar operasional BUMDes tetap tinggi. Keterlibatan aktif pemerintah desa dalam pengawasan dan pembinaan memastikan program tidak berhenti hanya di satu periode kepengurusan.
Rencana pengembangan jangka panjang mencakup penambahan unit usaha baru, termasuk pemasangan wifi desa dan Pertashop, yang akan semakin memperluas portofolio bisnis BUMDes sesuai kebutuhan warga yang terus berkembang. Penguatan kapasitas sumber daya manusia pengurus BUMDes melalui pelatihan manajemen dan keuangan juga menjadi investasi penting agar roda kelembagaan terus berputar secara profesional lintas generasi.
Replikasi dan Scale Up Inovasi
Model revitalisasi BUMDes berbasis sumber daya alam lokal yang diterapkan Desa Babakan sangat relevan untuk direplikasi oleh desa-desa lain di Kecamatan Karanglewas yang memiliki karakteristik alam serupa. Strategi replikasi dimulai dengan mendokumentasikan seluruh proses transformasi BUMDes, mulai dari model perombakan kepengurusan, struktur unit usaha, hingga skema kerja sama dengan Samsat, menjadi panduan yang mudah diadaptasi oleh desa lain. Desa Babakan siap menjadi desa percontohan yang membuka pintu bagi studi banding pengurus BUMDes dari desa-desa sekitar.
Strategi scale-up diarahkan pada pembentukan konsorsium BUMDes lintas desa di Kecamatan Karanglewas untuk bersama-sama mengelola distribusi air bersih dan komoditas perikanan dalam skala yang lebih besar dan kompetitif. Penggabungan kapasitas beberapa BUMDes akan membuka peluang negosiasi yang lebih kuat dengan mitra bisnis formal, termasuk perluasan kolaborasi dengan Samsat dan kemungkinan masuk ke pasar distribusi produk pertanian dan perikanan tingkat kabupaten.
