Ringkasan Inovasi

BUMDes Maju Sejahtera Desa Tobai Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, menghadirkan inovasi layanan publik dan ekonomi terpadu dalam satu atap berbasis teknologi digital. Inovasi ini mencakup layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, transaksi perbankan, pembayaran tagihan, pengiriman paket, hingga penjualan bahan pokok melalui BMS Swalayan.

Diresmikan pada 27 November 2023 oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi, BUMDes ini menjadi satu-satunya BUMDes di Kabupaten Sampang yang melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor. Inovasi ini mendapat apresiasi luas dan dinilai layak menjadi model bagi desa-desa lain di seluruh Kabupaten Sampang.

Nama Inovasi:BUMDes Layanan Digital Terpadu Maju Sejahtera
Alamat:Desa Tobai Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur
Inovator:BUMDes Maju Sejahtera Tobai Barat
Kontak:Saladi (Direktur BUMDes Maju Sejahtera Tobai Barat) – 0818-0711-7568

Latar Belakang

Desa Tobai Barat terletak di Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, yang secara geografis berada di kawasan yang masih memerlukan penguatan akses layanan publik dan ekonomi. Masyarakat desa selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk membayar pajak kendaraan, melakukan transaksi perbankan, atau mengakses berbagai layanan administrasi yang tersentralisasi di kota.

Kebutuhan akan pusat layanan yang dekat, terjangkau, dan mudah diakses oleh warga desa belum terpenuhi secara memadai. Warga kehilangan waktu produktif setiap kali harus bepergian jauh hanya untuk urusan pembayaran yang sebenarnya dapat diselesaikan di dekat tempat tinggal mereka.

Di sisi lain, peluang untuk mengembangkan ekonomi desa melalui BUMDes sangat terbuka lebar. Pemerintah Desa Tobai Barat menangkap peluang ini dengan mendirikan BUMDes yang tidak sekadar berdagang, tetapi menjadi pusat layanan digital terpadu yang memenuhi berbagai kebutuhan warga dalam satu tempat.

Inovasi yang Diterapkan

Inovasi lahir dari visi Pj Kepala Desa Tobai Barat Takdir dan Direktur BUMDes Saladi yang ingin menghadirkan kemudahan layanan ala kota di tengah masyarakat desa. BUMDes Maju Sejahtera berdiri di atas lahan seluas 8×19 meter persegi yang merupakan hibah dari mantan Kepala Desa Edy Sukamto, sebuah modal awal yang lahir dari semangat pengabdian tanpa pamrih.

BUMDes ini bekerja sebagai supermarket layanan desa yang terintegrasi secara digital. Melalui kemitraan dengan Pos Indonesia, Bank Jatim, Pastpay, dan Bapenda Provinsi Jawa Timur UPT PPD Sampang, BUMDes melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor, PLN, PDAM, BPJS, Samsat, pulsa, tiket pesawat dan kereta, pengiriman paket dalam dan luar negeri, serta penjualan kebutuhan pokok melalui BMS Swalayan.

Proses Penerapan Inovasi

Proses pengembangan BUMDes dimulai jauh sebelum peresmian gedung, yaitu dengan peluncuran layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada 17 Oktober 2023. Langkah ini strategis karena membangun kepercayaan masyarakat dan membuktikan kapasitas BUMDes sebelum gedung resmi beroperasi penuh.

Kunci keberhasilan proses ini adalah kemampuan Direktur Saladi membangun jaringan kemitraan yang kuat dengan berbagai institusi. Menggandeng Bapenda Provinsi Jawa Timur, Pos Indonesia, Bank Jatim, dan mitra IDS wilayah Madura memerlukan negosiasi dan pendekatan intensif yang tidak selesai dalam waktu singkat.

Tantangan terbesar adalah membangun kepercayaan masyarakat desa terhadap layanan digital yang masih asing bagi sebagian warga. BUMDes mengatasinya dengan mengundang langsung perwakilan instansi resmi — termasuk UPT PPD Sampang dan tokoh masyarakat — saat peluncuran, sehingga legitimasi layanan terbangun sejak hari pertama beroperasi.

Faktor Penentu Keberhasilan

Faktor utama keberhasilan adalah kepemimpinan inovatif Direktur BUMDes Saladi yang berani mengadopsi teknologi digital sebagai fondasi operasional BUMDes sejak awal. Visi bahwa BUMDes harus hadir untuk memenuhi kebutuhan riil masyarakat — bukan sekadar mengejar keuntungan bisnis — menjadi kompas yang mengarahkan setiap keputusan pengelolaan.

Dukungan ekosistem yang solid juga menjadi penentu kritis. Hibah lahan dari mantan Kepala Desa Edy Sukamto, dukungan penuh Bupati Slamet Junaidi, serta keterlibatan aktif tokoh masyarakat menciptakan iklim kepercayaan yang membuat warga merasa memiliki dan bangga terhadap BUMDes desanya sendiri.

Hasil dan Dampak Inovasi

Dampak paling revolusioner adalah menjadikan Tobai Barat sebagai satu-satunya desa di Kabupaten Sampang dengan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor berbasis BUMDes. Layanan ini tidak hanya melayani warga Tobai Barat, tetapi juga terbuka bagi warga dari kecamatan lain di sekitarnya, menjadikan BUMDes ini titik layanan publik lintas wilayah.

Secara operasional, warga kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kota untuk membayar pajak, tagihan listrik, BPJS, atau membeli tiket transportasi. Penghematan waktu dan biaya perjalanan yang signifikan langsung dirasakan warga dalam aktivitas sehari-hari mereka.

Secara kualitatif, peresmian BUMDes ini mengangkat citra Desa Tobai Barat sebagai desa yang progresif dan mandiri di mata Kabupaten Sampang. Apresiasi langsung dari Bupati Sampang dan kehadiran pimpinan OPD serta Forkopimcam Sokobanah dalam peresmian menegaskan bahwa inovasi ini mendapat pengakuan kelembagaan yang kuat di tingkat kabupaten.

Strategi Keberlanjutan Inovasi

Keberlanjutan BUMDes Maju Sejahtera bertumpu pada model bisnis multi-layanan yang mendiversifikasi sumber pendapatan secara sehat. Dengan memiliki unit swalayan, layanan digital, dan agen pembayaran sekaligus, BUMDes tidak bergantung pada satu sumber pendapatan dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan masyarakat.

Komitmen BUMDes untuk terus mengikuti perkembangan teknologi digital menjadi strategi jangka panjang yang relevan. Pengelola secara aktif didorong belajar dari BUMDes lain yang sukses, memastikan bahwa inovasi tidak berhenti di satu titik melainkan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Replikasi dan Scale Up Inovasi

Model BUMDes Maju Sejahtera sangat layak direplikasi oleh desa-desa lain di Kabupaten Sampang, terutama yang berada jauh dari pusat kota dan kekurangan akses layanan publik. Kunci replikasinya adalah membangun kemitraan dengan institusi resmi seperti Bapenda, Pos Indonesia, dan bank daerah sejak tahap awal perencanaan BUMDes.

Pemerintah Kabupaten Sampang dapat mempercepat scale up dengan menjadikan model Tobai Barat sebagai standar pengembangan BUMDes di seluruh kabupaten. Program fasilitasi kemitraan antara BUMDes baru dengan institusi yang sudah bermitra di Tobai Barat akan memangkas waktu dan biaya pengembangan secara drastis bagi desa-desa yang ingin mengikuti jejak sukses ini.