ft. Humas Pemprov Sulteng

 

PALU, Gubernur Sulteng diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Elim Somba, membuka Workshop Pembangunan Budaya Integritas Pelayanan Publik kepada Pejabat Ketua dan Unsur Pimpinan DPRD,  Eselon I dan II  Propinsi Sulawesi Tengah, di Syah Hotel Palu, Rabu (07/03/2018)

Pemateri dalam workshop tersebut selain dari Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga dari  Sekretariat komite Integritas Indonesia.

ft. Humas Pemprov Sulteng

Ketua Panitia Pelaksana Acara Workshop Pembangunan Budaya Integritas Pelayanan Publik  Dra. Novalina. MM, mengatakan bahwa integritas merupakan fitrah yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa kepada setiap manusia, dan integritas yang ada harus ditumbuhkan dalam diri setiap manusia agar dapat menjadi citra diri dalam kehidupannya.

Dikatakan Novalina, diselenggarakannya workshop ini bertujuan untuk membangun integritas pejabat di lingkungan Propinsi Sulawesi Tengah agar tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme di lingkungan tugas sebagai penyelenggara pemerintahan.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Elim Somba,  menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara work shop Pembangunan Budaya Integritas Pelayanan Publik, serta penghargaan setingi tingginya kepada narasumber dari KPK dan Sekretariat Dewan Itegritas Nasional, Ryan Herviansyah Utama. SE. M.Si.  Asep Chaerullah AT. MM.CHPR dan Sutan Maizan Rusdi. SE. SH. MM. AK.CH.

Dikatakan Gubernur, bahwa pembangunan budaya integritas bukan tujuan tetapi merupakan cara untuk mencapai tujuan, sehingga pembangunan integritas perlu diselaraskan dengan tujuan yang akan dicapai atau apa yang menjadi visi dan misi bersama.

Melalui workshop,  diharapkan merupakan cara strategik untuk menginternalisasikan nilai nilai integritas sebagai upaya pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme.

“ Saya berharap melalui Workshop ini dapat membentuk pionir pionir pada jabatan strategis yang akan menjadi contoh teladan dilingkungan kerjanya. Pembangunan budaya Integritas di Propinsi Sulawesi Tengah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rencana besar integritas nasional,  sehingga terwujudnya Indonesia yang berintegritas, sehingga dapat memberikan daya tahan, konsistensi serta memiliki keberanian  yang tinggi untuk memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” jelas Gubernur.

Gubernur berharap, kepada pejabat yang mengikuti acara ini dapat menumbuhkan rasa integritas yang tinggi untuk melaksanakan pembangunan di Sulteng, dengan memiliki integritas yang tinggi, serta menjadi contoh dan figur pemimpin yang bisa memberikan keteladanan dalam membangun budaya integritas di lingkungan kerjanya dan dimanapun berada.

( Humas Pemprov Sulteng )