ft. istimewa

 

SINGKAWANG, Agama mempunyai peranan penting dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang berakhlaq, maju, mandiri dan sejahtera lahir dan bathin dalam suasana kehidupan yang selaras dan berkeseimbangan.

Sejalan dengan hal itu, pembangunan agama sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional, diarahkan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan kerukunan hidup umat beragama, meningkatkan peran serta umat dalam pembangunan, serta meningkatkan pendidikan agama dan keagamaan pada semua jalur, jenis dan pendidikan.

ft. istimewa

Hal itu disampaikan Sultan Syarif Mahmoud Alkadri, dari Keraton Kadriyah Pontianak dalam acara Tabliq Akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Kridasana, Kota Singkawang, Kamis (8/3).

Sementara itu Habib Ali Akbar dari Jakarta menyampaikan, bahwa tujuan hidup manusia seluruhnya untuk akhirat.

Dikatakan Habib, apapun yang dilakukan di dunia, seperti mencari nafkah, bertemu teman, saudara maupun keluarga, serta berinteraksi di masyarakat, seharusnya semua itu ditujukan untuk meraih pahala akhirat.

Dalam situasi dimana tujuan dunia menguasai hati kita, maka hanya tersisa sedikit porsi akhirat di hati kita, hal inilah yang menjadi awal dari menurunnya keimanan.

Untuk itu, kata Habib, memperkokoh keimanan dengan mempertanggung jawabkan segala aktifitas hidup untuk akhirat menjadi kewajiban bagi umat muslim, seperti dicontohkan baginda Rasullullah SAW.

Acara tersebut dihadiri Sultan Syarif Mahmoud Alkadri, dari Keraton Kadriyah Pontianak. Habib Ali Akbar dari Jakarta, para Habaib dan para Kyai, para ulama’, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, serta ummat muslim Kota Singkawang,

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, juga hadirdalam acara tersebut.

( Yuri, kontributor Singkawang )