Kabupaten Pakpak Bharat dikenal memiliki wilayah dengan iklim dan cuaca yang sangat mendukung sektor perkebunan, terutama untuk tanaman kopi. Kondisi alam yang sejuk dan tanah yang subur menjadikan produksi kopi sebagai salah satu komoditas unggulan utama masyarakat di Desa Kuta Meriah, Kecamatan Kerajaan.
Sebagian besar warga di desa ini telah lama menggantungkan hidupnya pada perkebunan kopi karena kecocokan geografis wilayah tersebut. Melihat potensi yang begitu besar, Pemerintah Desa Kuta Meriah menunjukkan komitmen tinggi untuk menjadikan kopi sebagai identitas dan produk unggulan desa yang berdaya saing.
| Nama Inovasi | Pusat Pembibitan Kopi Robusta Salak Desa Kuta Meriah |
| Pengelola | Pemerintah Desa Kuta Meriah |
| Alamat | Dusun I, Desa Kuta Meriah, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatra Utara |
| Penanggung jawab | Indra Berutu (Kepala Desa) |
| Kontak | 0822 7351 6590 |
Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah desa di bawah kepemimpinan Indra Berutu menginisiasi pembangunan pusat pembibitan dan pembenihan kopi yang terintegrasi. Varietas kopi yang dipilih secara khusus adalah Robusta Lampung, atau yang lebih dikenal luas oleh warga setempat dengan sebutan Robusta Salak.
Pemilihan varietas ini didasarkan pada ketahanannya terhadap cuaca lokal dan kualitas rasa yang sangat diminati oleh pasar. Pusat pembibitan kopi ini berlokasi di Dusun I dan dikelola secara mandiri oleh kelompok masyarakat sebagai sarana belajar lapangan yang praktis.
Para petani di sana diajarkan secara mendetail mengenai teknik pembuatan lahan persemaian yang baik serta metode memilah biji kopi berkualitas untuk bibit. Proses pembelajaran ini mencakup cara memilah bibit yang mulai tumbuh secara sehat hingga teknik perlindungan tanaman dari serangan hama yang efektif.
Melalui edukasi intensif di pusat pembibitan, masyarakat diharapkan tidak lagi hanya mengandalkan bibit seadanya, tetapi mampu menghasilkan tanaman kopi yang produktif. Masyarakat Desa Kuta Meriah menyimpan harapan besar bahwa penguatan komoditas kopi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
Transformasi ekonomi desa ini tidak hanya berhenti pada tahap pembibitan, namun terus berlanjut ke tahap pengolahan hasil panen. Pemerintah Desa Kuta Meriah kini sedang mempersiapkan unit usaha kampung atau Badan Usaha Milik Desa yang akan bergerak khusus dalam bidang pengolahan pascapanen.
Langkah ini diambil agar nilai tambah dari hasil kebun tetap berada di desa dan memberikan keuntungan lebih bagi para petani lokal. Dengan bermodalkan biji kopi berkualitas tinggi dari pembibitan yang terstandarisasi, Kopi Kuta Meriah optimis dapat menembus pasar yang lebih luas.
Ke depannya, kopi khas Desa Kuta Meriah ini diproyeksikan akan menjadi komoditas primadona yang mengharumkan nama Kabupaten Pakpak Bharat di tingkat nasional. Sinergi antara pemerintah desa dan kelompok tani menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program pusat pembibitan kopi ini.
Upaya berkelanjutan ini membuktikan bahwa kemandirian desa dapat dicapai melalui pengelolaan potensi lokal yang dilakukan secara profesional dan terukur. Desa Kuta Meriah kini tengah melangkah pasti menuju kemandirian ekonomi melalui harumnya seduhan kopi Robusta Salak yang mereka kembangkan sendiri.
