Cirebon, Inovasi.web.id. Bertempat di sungai Kriayan, Desa Mandalangan, Kampung Lawangsanga, Kecamatan Lemahwungku, Kota Cirebon Minggu (5/11/2017) pukul 07.30 sampai pukul 11.45 wib, Komandan Lanal Cirebon, Letkol Marinir, Yustinus Rudiman beserta perwira staf dan prajurit Lanal Cirebin mengadakan kegiatan normalisasi dan revitalisasi sungai.

Kegiatan normalisasi dan revitalisasi tersebut terselenggara atas kerjasama TNI AL (Lanal Cirebon dan Seskoal) dengan Pemda Kota Cirebo, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan di wilayah kerja Lanal Cirebon, dalam rangka memperingati HUT Seskoal ke- 55 dan menyambut Hari Nusantara (Harnus) Tahun 2017.

Komandan Lanal Cirebon, Letkol Marinir, Yustinus Rudiman mengatakan, jumlah sungai yang ada di Kota Cirebon ada 4 yaitu Sungai Kedug Panai, Sungai,Kalijaga, Sungai Sukalila dan Sungai Kriyan.

Menurutnya, jumlah ini bukanlah angka yang sedikit, namun pemanfaatan air sungai untuk kehidupan manusia yang belum maksimal.

Banyak manfaat sungai yang kita ketahui untuk kepentingan manusia antara lain untuk pembangkit tenaga listrik , untuk mengairi sawah, untuk pariwisata dan untuk tempat hidup binatang seperti ikan dan buaya.

Dalam pelajaran sejarah dulu disebutkan bahwa, kerajaan yang ada di cirebon ini terletak di tepi sungai yang membuktikan bahwa air memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia.

Namun sayangnya kerusakan lingkungan air, baik yang ada di sungai maupun laut merupakan ulah manusia. Manusia Indonesia banyak yang kurang bersyukur dengan banyaknya air yang diberikan Tuhan.

“ Banyak orang yang membuang sampah seenaknya di sungai, membuang limbah pabrik di sungai sehingga membuat air sungai menjadi kotor, bau dan tercemar sehingga menimbulkan busa. Padahal air sungai juga diolah untuk air minum manusia yang disalurkan ke rumah tangga melalui perusahaan air minum milik pemerintah,” tutur Letkol Marinir Yustinus.

Pencemaran ini menjadi tanggung jawab bersama untuk diselesaikan dari tingkat pemerintah daerah sampai masyarakat sekitar. Maka jangan heran jika musim hujan tiba sering terjadi musibah banjir di kota-kota besar di Indonesia akibat sampah yang menumpuk, bangunan liar di tepi sungai, mengecilnya lebar sungai akibat pembangunan yang tidak memperhatikan dampak lingkungan.

Padahal dengan air sungai yang bersih banyak manfaat yang bisa diperoleh antara lain bisa untuk pariwisata yang bisa menambah pendapatan masyarakat dan pemerintah daerah, untuk mengairi sawah para petani, sarana transportasi, dan juga sebagai tempat berkembang biaknya satwa atau tumbuhan. Perlu adanya kerja keras dari berbagai pihak agar sungai yang sudah tercemar dapat menjadi bersih sehingga air yang dihasilkan layak dan sehat dikomsunsi.

Antara masyarakat perlu berkolaborasi agar bisa merubah kondisi sungai yang tercemar. dari pemerintah perlu ada peraturan yang tegas bagi masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan dan menyediakan tempat sampah yang banyak di sekitar sungai.

Bagi masyarakat perlu adanya edukasi sejak anak-anak untuk ikut menjaga kebersihan sungai dengan membuang sampah di tempat sampah dan menanam pohon di sekitar sungai untuk mencegah banjir. Jika perlu diadakan kegiatan membersihkan sungai secara massal antara pemerintah daerah dan masyarakat umum secara rutin seminggu sekali agar jumlah sampah berkurang.

Setelah dibersihkan kemudian dibuat lomba per wilayah agar termotivasi untuk menjaga kebersihan sungai. Selain itu bisa dibuat festival tahunan yang berlokasi di sungai seperti lomba perahu hias, lomba mendayung , dan festival kebudayaan di sepanjang sungai.

“ Memang membutuhkan wakatu yang lama dan proses yang panjang agar sungai di Cirebon menjadi bersih dan air yang dihasilkan layak untuk dikonsumsi. namun jika tidak dimulai dari sekarang maka sungai yang akan tercemar tidak akan menjadi bersih. perlu kesadaran dari diri sendiri untuk menjaga air sungai agar bersih serta kolaborasi banyak pihak air yang bersih dapat dikonsumsi masyarakat Cirebon menjadi lebih sehat,” tambahnya.

Semoga kegiatan ini banyak masyarakat yang tersadar akan pentingnya menjaga kebersihan air sungai dan mulai membuang sampah pada tempatnya karena dengan menjaga kebersihan air maka juga membantu kehidupan manusia yang lebih sehat.

Hadir pada acara tersebut yaitu, Ketua P3M Seskoal Kolonel Laut (P) Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han) beserta rombongan.Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Heri Rustanto beserta Prajurit Kodim.Kadis Lingkungan hidup Kota Cirebon H. Syukur beserta staf.Prabu Dias Keraton Kasepuhan Cirebon.Polres Kota Cirebon.Polair Polda Jabar.Dishub Cirebon.KSOP Cirebon.

Basarnas Kota Cirebon.FKKPI Cirebon.DPPKB Cirebon. Dinas Lingkungan hidup Cirebon.Taruna/Taruni AKMI Cirebon.Pecinta lingkungan hidup Cirebon,Relawan Indonesia Mandiri (RIM) Cirebon.Laskar Macan Ali Cirebon.

Relawan Web Information Technologi (WIT) Cirebon.Satpol PP Cirebon.Tokoh Masyarakat Kelurahan Kasepuhan Cirebon.Tokoh Agama Kelurahan Kasepuhan Cirebon.Masyarakat Kelurahan Kasepuhan Cirebon.Pelajar MAN 2 Cirebon.Pelajar SMAN 3 Cirebon.Saka Bahari Binaan Lanal Cirebon. (SN)