TOLITOLI, Inovasi.web.id. Musyawarah Besar pertama Keluarga Gantele Masse’di (KGM). Tahun 2017,  dilaksanakan hari ini, Minggu 24 Desember 2017, bertempat di Mitra Utama hotel, dan dibuka Langsung Wakil Bupati Tolitoli H. Abdul Rahma H. Budding, dan dihadiri  Forkopimda, undangan, serta  kerabat yang memiliki garis keturunan keluarga dari anahkoda lagantele dan keluarga yang terkait dari sebab perkawinan.

Ketua panitia Faisal Anas, menyampaikan bahwa berangkat dari filosopi tai kambing namun ini sebuah realita.

Menurut Faisal, kotoran kambing yang  berasal dari satu sumber perut dan keluar dari satu lubang, namun ketika terhampar diatas bumi berhamburan (ta’bure), demikianlah fakta yang terjadi pada rumpun keluarga.

“ Tali silaturahim tidak pernah lagi terjalin sehingga banyak diantara kita  tidak lagi saling mengenal, inilah yg menjadi latar belakang paguyuban ini, sebagai wadah perekat dalam membangun tali silaturahim antar keluarga, serta turut andil dan berkiprah dengan semaksimal mungkin demi kemajuan Tolitoli, serta memupuk rasa persatuan,” tutur Faisal

Sementara,  Wakil Bupati Tolitoli H. Abdul Rahman H. Budding mengatakan, bahwa dengan dilaksanakannya musyawarah besar keluarga Gantele Masse’di  ini, kiranya dapat mempersatukan tali silaturahim diantara sesama, sehingga lagi tidak terkotak-kotak.

“ Dengan prinsip dimana bumi dipijak  disitu langit dijunjung demi kemajuan kita bersama dalam mewujudkan Kabupaten Tolitoli yang sejahtera, berkarakter, aktif, adil dan religius,” kata Wakil Bupati.

Di akhir sambutannya, wabup  berharap agar paguyuban ini bisa memberikan kontribusi kepada daerah sebagaimana dalam tema kegiatan “ Namalomo Naletei Pammase Dewata “    yang mengandung maksud  bekerja terus tanpa pamrih akan mendapatkan ridlo Alloh SWT.

( Wahyu : Tolitoli, Sulteng )