JAKARTA – Ulah bandar narkoba bisa dikategorikan teroris, karena sudah merusak mental anak-anak bangsa.

Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP BPANN dalam dialog publik dengan topik menyelamatkan generasi muda bangsa Indonesia dari bahaya narkotika.

Dikatakan Cecep,  suka dan tidak suka saat ini. anak bangsa ini sedang dijajah oleh aseng melalui  narkoba.

” Entah sampai kapan penjajahan ini berlangsung. Kolonial hasil warisan bandar lama yang di tajamkan oleh bandar baru. Mereka bandar aseng adalah teroris narkoba yang hilir mudik di mata kepala kita.Tapi tak nampak nyata,” ungkapnya.

Menurut dia, bangsa ini harus menyadari, bahwa teroris narkoba lebih kejam dari teroris radikal.

” Teroris radikal hanya mampu membunuh beberapa manusia. Sedangkan teroris narkoba membunuh ratusan juta rakyat indonesia. Ini hasil kerjasama diplomatik teroris narkoba dalam negeri dengan teroris narkoba negeri aseng. Untuk menjajah generasi muda Indonesia,” tuturnya

Teroris narkoba, kata dia, menggunakan modus projeck management yang rapih, dan merupajan ancaman 25 tahun kedepan.

” Ini merupakan ancaman yang sangat serius untuk generasi bangsa Indonesia. Maka saya mengajak lapisan masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Meuroke untuk menjaga negri. Jika tidak ini akan menjadi ancaman dalam kehidupan berbangsa dan berbegara,” tandasnya.

Raden Cecep Kurniawan  mengingatkan kepada semua. anggota Barisan Peduli Anti Narkotika Nusantara (BPANN) untuk mengacu kepada UU Nomor 35 Tentang Narkotika, BAB 13 pasal 1 yang berbunyi kepada masyarakat diberikan hak seluas luas nya untuk berperan serta dalam P4GN.

Pada Ayat (a) dalam hal berperan serta dalam P4GN masyarakat berhak mencari, menerima dan melaporkan Dugaan Tindak Pidana Narkotika.

Itu Artinya UU memberikan hak kepada setiap masyarakat untuk melakukan tugas mencari informasi khususnya dilingkungan tempat mukim.

Dalam hal tertangkap tangan masyarakat berhak menangkap para bandar dan pengedar narkoba.

” Yang tidak diperboleh itu melakukan tindakan hukum seperti melakukan penyelidikan dan mem BAP pelaku kejahatan narkoba,” terangnya.

Bagi seluruh Anggota BPANN dilengkapi id card dan surat tugas sesuai bidang/divisi/ tugas nya.

(Rochman Biro DKI Jakarta)