Penulis: Redaksi Inovasi

H Plus 1 Lebaran, Jalur Sukabumi Macet Total

  SUKABUMI – Pada H plus 1 lebaran, Minggu ( 17/6 ), jalan dari Bogor menuju Sukabumi mengalami kemacetan cukup panjang, sekitar 15 km. Dari pantauan wartawan Inovasi.web.id, kepadatan arus lalu lintas tersebut disebabkan adanya warga yang memanfaatkan hari libur lebaran untuk mengunjungi tempat-tempat pariwisata, dan ada pula pemudik yang memanfaatkan jalur Bogor – Sukabumi – Cianjur – Bandung. Menurut Prasetyo, salah seorang pengemudi yang terjebak macet, kemacetan terjadi akibat masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk mengunjungi beberapa tempat wisata, ditambah angkot yang sering  berhenti sembarangan dan diperparah oleh pedagang kaki lima yang memanfaatkan bahu jalan untuk menggelar dagangannya. “ Saya sudah mengantre macet sudah dua jam lebih mas. Kendaraan nyaris tak bergerak. Ini akibat ulah angkot yang tidak tertib dan sering berhenti sembarangan, ditambah ulah  pedagang kaki lima yang menggelar dagangan di bahu jalan,” tutur Prasetyo. Kepadatan kendaraan di jalur Sukabumi ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada H plus 3, Selasa ( 19/6 ) mendatang. ( Rohman, Biro DKI Jakarta )...

Read More

Satu Orang Tewas Dalam Insiden Kapal Terbalik di NTB

  INOVASI – Kapal pengangkut wisatawan yang hendak menuju Pulau Satonda, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat terbalik, Sabtu ( 16/06 ). Dalam insiden tersebut 1 orang tewas, sementara 5 lainnya menderita luka-luka. Kapal tersebut diduga kelebihan muatan karena mengangkut lebih dari 30 orang. Berdasarkan informasi, salah satu penumpang yang tewas tersebut bernama Kamsiah (36) warga desa Kawinda, Bima, NTB. Menurut Kasubag Humas Polres Dompu, Iptu Suhatta, sebagaimana dikutip dari Detikcom, Sabtu (16/6/2018), Kamsiah meninggal sesaat setelah tiba di Puskesmas setempat. Dijelaskan Iptu Suhatta, saat mengalami kecelakaan di tengah laut, para penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan boks ikan yang ada di kapal. “ Setelah 10 menit para korban berada di luar, untungnya ada kapal lain yang berada di belakangnya dan para korban berhasil diselamatkan,” terang Suhatta.   ( Rin ) Sumber :...

Read More

Ramaikan Mudik, PT. KAI Luncurkan Kereta Mewah Sleeper

  INOVASI, Jelang Hari Raya Idul Fitri, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) kembali meluncurkan layanan terbarunya untuk memanjakan penumpang kereta api yang hendak melakukan mudik Idul Fitri. Layanan spesial tersebut adalah kereta api sleeper yang dirangkai dalam gerbong kereta eksekutif. Dalam gerbong kereta sleeper ini, penumpang selain bisa merasakan duduk nyaman, bisa menikmati perjalanan dengan posisi tidur. Kereta ekslusif tersebut mulai diluncurkan sejak Selasa (12/6) kemarin. Menurut Manajer Humas PT. KAI Daop 8, Gatut Sutiyatmoko, untuk saat ini kereta api ekslusif sleeper hanya tersedia empat gerbong saja, dan dibagi dua yaitu di Kereta Api Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta – Surabaya dan Surabaya – Jakarta. “ Setiap gerbong kereta baru berisi 18 penumpang saja, karena bisa dibuat untuk tidur, maka jumlah penumpang lebih sedikit. Ini nanti gerbongnya ditambahkan langsung di kereta api Argo Bromo Anggrek, dan tiket dari Jakarta saat ini sudah habis,” ujarnya, Selasa (12/6). Untuk bisa menikmati fasilitas mewah kereta api sleeper, harga tiketnya Rp 900 ribu. Untuk keberangkatan promo, berlaku dari tanggal 12 hingga 25 Juni 2018. “ Relasi KA baru melayani Surabaya – Pasar Turi ke Jakarta – Gambir ada dua keberangkatan. Pukul 08.00 – 17.00 WIB dan 20.00 – 05.00 WIB. Memang fasilitasnya ekslusif dan harganya seperti pesawat,” tutur Gatut. Berbagai fasilitas dan kenyamanan bisa dinikmati di kereta api sleeper ini, diantaranya kursi yang bisa direbahkan secara elektrik hingga 170 derajat, sandaran kaki elektrik...

Read More

Kepulauan Mentawai Diguncang Gempa 5,9 SR, Tidak Berpotensi Tsunami

  INOVASI.WEB.ID. Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat Rabu (13/6)  sekitar pukul 06.08 WIB, diguncang gempa tektonik berkekuatan 5,9 SR.  Meski guncangan gempa sangat terasa, namun tidak berpotensi tsunami. Menurut Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,0 LS  dan 98,76 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 km arah barat Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 13 km. ( Sam...

Read More

Wartawan Sinar Pagi Baru Tewas Dalam Tahanan Lapas Kota Baru, Kalsel

  JAKARTA –  Dunia jurnalistik tanah air kembali berduka. Muhammad Yusuf, wartawan Sinar Pagi Baru, menghembuskan nafas terakhir dalam tahanan Lapas Kota Baru, Kalimantan Selatan, Minggu ( 10/06) sekitar pukul 14.30 WIB. Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya wartawan yang tidak pernah kompromi dalam menyuarakan kebenaran dan hak-hak rakyat kecil tersebut. Namun menurut keterangan keluarga, almarhum memang memiliki riwayat suatu penyakit. Muhammad Yusuf ditangkap dan diajukan ke pengadilan atas dugaan pelanggaran UU ITE terhadap perusahaan perkebunan sawit milik konglomerat Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam. Ucapan duka cita meninggalnya Muhammad Yusuf, mengalir dari teman-teman seprofesi di seluruh Indonesia. “ Almarhum Muhammad Yusuf, orang yang memiliki integritas, memiliki daya juang dan tak pernah menyerah. Pemikirannya kritis, dan konsisten dalam menyuarakan kebenaran,” kata Rinaldo, rekan almarhum di Sinar Pagi Baru. Sementara itu, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Azrai Rido mengatakan, kasus meninggalnya Muhammad Yusuf menambah catatan panjang peristiwa kelam yang dialami wartawan dalam menjalankan profesinya. “ Saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Peristiwa ini sungguh menyayat hati kita, dimana seorang jurnalis yang selalu menyuarakan kebenaran sering mendapat perlakuan yang tidak manusiawi. Wartawan adalah profesi mulia yang memiliki peran sebagai sosial kontrol, namun harus mengalami nasib tragis,” ungkap Azrai. Azrai menyarankan perlunya dibentuk tim pencari fakta yang bertugas mencari dan mengumpulkan  bukti-bukti penyebab kematian wartawan senior Muhammad Yusuf, yang terdiri dari kalangan media dan tokoh masyarakat  agar...

Read More